11 Oktober 2026
Kegiatan pendampingan minat dan bakat

Kegiatan pendampingan minat dan bakat

Raden Intan-Fakultas Adab menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi mahasiswa melalui pendampingan minat dan bakat yang bertujuan untuk membantu mahasiswa dari program studi (Prodi) Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) untuk mengenali, mengasah, dan mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang akademik maupun nonakademik. Kegiatan pendampingan minat dan bakat ini dilakukan di dalam ruang kreativitas mahasiswa, Fakultas Adab.(20/04/26)

Program pendampingan ini diikuti oleh Dr. Abd Rahman Hamid, M. Si., sebagai wakil dekan I, Dr. Baharudin, M.Pd., sebagai wakil dekan III, Agus Mahfudin Setiawan, M.Hum., sebagai dosen SPI, Rahmat Iqbal, M.IP sebagai dosen IPII dan mahasiswa SPI dan IPII. Mahasiswa diberikan ruang untuk mengeksplorasi minatnya melalui lomba essay, ceramah, dan videografi.

Heni Widiya Faresti salah satu mahasiswa dari prodi SPI mengaku merasa terbantu dengan adanya kesediaan pendampingan dari dosen yang profesional. “Saya merasa dengan adanya pendampingan minat dan bakat ini menjadikan saya untuk lebih percaya diri dan mendapatkan arahan yang menjadikan saya lebih terarah selama proses perlombaan yang ingin saya daftarkan,” ujarnya.

Sania mahasiswa dari prodi IPII merasa mendapatkan dukungan oleh Fakultas Adab dengan adanya dosen pendamping. “Dengan adanya pendampingan dalam proses perlombaan ini, saya berharap dapat memberikan kemenangan dan kontribusi untuk menjadi motivasi mahasiswa Fakultas Adab agar lebih semangat dalam setiap kompetisi”, ujarnya.

Program pendampingan ini diharapkan dapat melahirkan prestasi-prestasi baru, baik di tingkat lokal maupun nasional. Fakultas Adab menargetkan adanya peningkatan partisipasi mahasiswa dalam berbagai kompetisi dan kegiatan kreatif. Dengan adanya pendampingan minat dan bakat ini, Fakultas Adab optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya berkompeten di bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kreativitas dan daya saing tinggi.

Reporter: Putri Ayu Niken Sari